Pembudidayaan Tanaman Buah Menggunakan Metode Vegetatif Cangkok

Disebut buatan karena metode ini sama sekali berbeda dari cara alami di mana proses reproduksi buah biasanya berasal dari biji dan kemudian tumbuh menjadi tunas hingga tumbuh sempurna menjadi pohon buah. Metode ini dapat diterapkan pada sebagian besar pohon buah-buahan seperti mangga, alpukat, jambu air, jambu biji dan tanaman lainnya.

Mengetahui cara transplantasi saja tidak cukup

Saya yakin Anda telah mengikuti kelas sains di sekolah dasar dan kelas biologi di sekolah menengah. Secara umum, ada diskusi tentang tanaman, termasuk metode pemuliaan buatan.

Pembudidayaan Tanaman Buah Menggunakan Metode Vegetatif Cangkok

Mereka telah diperkenalkan pada berbagai jenis reproduksi tanaman, termasuk okulasi. Ya, tentu saja banyak dari kita yang lupa. Apa yang terlintas dalam pikiran ketika Anda mendengar kata grafting berarti cabang yang dibungkus plastik dan diikat dengan tanah.

Lalu bagaimana cara Anda transplantasi dengan benar? Banyak orang (mungkin Anda juga) yang tidak tahu banyak tentang itu. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang metode okulasi yang tepat untuk produk pertanian yang bermanfaat yang dapat dibuat dengan sedikit usaha, saya membuat artikel ini untuk membantu Anda memahami metode vegetatif transplantasi tanaman buatan.

Dalam pertanian, okulasi adalah perbanyakan vegetatif tanaman dengan memungkinkan bagian dari tanaman untuk menumbuhkan akar sementara bagian itu masih melekat pada tanaman induk. Dalam literatur bahasa Inggris, okulasi disebut sebagai lapisan udara. Di Indonesia, secara teknis, ada jenis stratifikasi lain yang dikenal sebagai stratifikasi tanah.

Mencangkok (juga dikenal sebagai penandaan) mengeraskan bagian batang (biasanya cabang) agar terlihat seperti kayu. Bagian yang terbuka kemudian dibungkus dengan bahan yang bisa menyimpan air dan kemudian diikat dengan bahan tahan air seperti plastik. Terkadang rooting hormon merangsang tanaman diberikan. Setelah beberapa minggu, akar biasanya berkembang cukup baik dan bibit dipisahkan dari pohon induk.

Keuntungan dan kerugian dari okulasi

Metode memperbanyak tanaman dan tanaman dengan mencangkok sangat penting, terutama untuk buah-buahan. Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan biasanya sama dengan orang tua (menjaga kualitas). Jika tidak, jika tanaman ditanam dari biji, tanaman yang diproduksi terkadang tidak sesuai dengan kriteria induk.

Tanaman cangkok berbuah lebih cepat daripada tanaman yang tumbuh dari biji dan memiliki sifat yang sama seperti induknya. Namun, tanaman yang dicangkokkan biasanya mudah roboh karena sistem akarnya berserat. Jadi berhati-hatilah saat menanam.

Manfaat tanaman diperbanyak dengan mencangkok

Alasan utama untuk menanam tanaman, terutama buah-buahan, adalah untuk menjaga kualitasnya, baik karena frekuensi buah, kepenuhan, manisnya dan kandungan vitaminnya. Istilah kloning mungkin sesuai untuk dijelaskan, yang tidak dapat diperoleh dari reproduksi alami.

Berikut ini beberapa manfaatnya:

1. Tanaman cangkok berbuah lebih cepat

Tanaman cangkok memiliki keunggulan karena lebih cepat dibandingkan dengan tanaman yang terbuat dari biji. Karena tanaman cangkok berasal dari pohon induk yang telah menghasilkan buah, tentu saja akan berbuah cepat.

2. Tanaman cangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya

Jika Anda ingin tanaman yang sama dengan tanaman induk, buahnya sama, rasanya buahnya sama, maka okulasi adalah alternatif. Produksi dan kualitas buah sesuai persis dengan tanaman induk.

3. Tingkat keberhasilan lebih tinggi

Jika Anda menanam tanaman cangkok, Anda dapat yakin bahwa Anda dapat mengolahnya dengan cepat. Kalau tidak, jika Anda memilih untuk menanam benih secara langsung, kecil kemungkinannya untuk berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *