Hobi Ikan Koi Dilakoni, Hoki yang Pun Cepat Datang

Warna putih, oranye, hitam, merah,kuning,tembaga, dan platinum menghiasi kolam dan tetap menjadi idaman. Selain itu, warna di dalam air juga bening dan selalu bergerak cepat. Maka,dengan begitu warna cerah ikan koi terus memikat pengunjung untuk melihat ke dalam kolam.

Hobi Ikan Koi Dilakoni, Hoki yang Pun Cepat Datang

Sutoyo Kabel, adalah salah satu pemilik ikan koi, yang mana beliau ini kerap menggunakan Ikan koi favoritnya pada kompetisi dan ajang bergengsi lainnya yang ada di Makassar Koi Show tahun 2011 ke-7 di Graha Tata Cemerlang Mall akhir pekan lalu.

Dua koi-nya berhasil memenangkan kejuaraan di kompetisi, masing-masing di kelas ikan Shiro dengan panjang 0 hingga 25 sentimeter dan ikan Showa dengan panjang 21 hingga 25 sentimeter.

Kedua ikan memiliki pola warna yang menarik. Selain itu, salah satu ikan Koinya, sejenis shiro, memiliki pola hitam dan putih. Jual Ikan Koi

Pria berusia 39 tahun ini mengatakan bahwa hobi membiakkan koi terjadi ketika koi barunya menetas. Anak-anak ikan ini disebut burayak.

Menurut Sutoyo, ada kekhawatiran tentang konservasi ikan koi. Selain gaya tubuhnya yang tidak sedap dipandang ketika ia tumbuh dewasa, pemeliharaan pada saat Burak adalah tantangan yang lebih besar bagi saya, katanya.

Setelah memilih induk, Sutoyo akan sibuk menyiapkan kolam khusus untuk taman kanak-kanak dan membuat media untuk telur dari tali rafia yang menyerupai rumput. Selain itu, kejernihan dan suhu air harus dijaga agar betina dapat lebih berkonsentrasi pada bertelur. Para peternak biasanya melepaskan telur mereka semalam, kata pria kelahiran Makassar. Setelah itu, telur-telur tersebut harus segera dipindahkan ke kolam lain, agar tidak terganggu oleh gerakan ibu.

Selain itu, Sutoyo harus menunggu 2 x 24 jam sampai telur menetas dan menjadi burung koi. Di sini saya harus bekerja sangat keras untuk menjaga anak-anak dari koi. Karena itu sangat kecil. Jadi makanannya juga harus mikroorganisme, jelasnya. Burayak biasanya memakan kutu air tawar terkecil atau udang air tawar kecil.

Pria langsing ini mengatakan bahwa menemukan makanan yang baik akan memakan waktu berjam-jam. Ketika dia pergi saat fajar, dia membawa perlengkapan sementara hanya dalam bentuk kotak dan jaring berdiameter kecil. Di sore hari, semua rawa di Makassar dari Jalan Cendrawasih ke Jalan Pongtiku dikunjungi.

Kakinya sering sakit di bawah air selama berjam-jam. Tetapi mereka harus berjuang untuk mendapatkan makanan yang baik karena itu adalah masa yang sulit bagi mereka. Beresiko meninggal, kata Sutoyo, yang mempraktikkan hobinya pada tahun 2001. Ketika berusia 21 hari atau lebih, lanjut Sutoyo, pencarian makanan digantikan oleh jentik nyamuk. Ketika ada lebih banyak uang, dia biasanya membeli pakan buatan.

Untuk mendapatkan kulit yang bagus, itu tergantung pada ikan itu sendiri. Karena hanya 10 persen pakan dan 20 persen air, katanya.

Awalnya, ia hanya mengumpulkan ikan biasa seperti ikan mas. Setelah mengenal ikan koi, Sutoyo pindah. Selain itu, diyakini bahwa hobi ini membawa keberuntungan. Sutoyo percaya bahwa, bukti bahwa saya tidak hanya dapat menemukan banyak kenalan dan teman dekat, tetapi juga mendukung tiga anak dan seorang wanita.

Hoki tidak jarang diperoleh ketika ia mengambil bagian dalam kompetisi ikan Koi. Suatu ketika salah satu ikan koi saya menang dan ditawari 2 juta oleh kekasih Koi dari Jakarta Rp. Meski ukuran kelasnya hanya 0-25 sentimeter, katanya. Menurut Sutoyo, tidak ada standarisasi harga, semuanya tergantung pada penawaran.

Sutoyo sangat tertarik untuk memperhatikan semua ikan peliharaannya. Dia berkomitmen untuk mengenal masing-masing ikannya. Jika, menurut Sutoyo, koi tidak berlaku seperti biasanya, ikan harus dikarantina. Karena kemungkinan ikan itu sakit. Harus segera dirawat, katanya.

Sutoyo sering menemukan bahwa ikannya mati karena penyakit atau melompat dari kolam. Tetapi kesedihan itu cepat disembuhkan dengan memperhatikan ikan dan memakannya setiap sore. Selain menemukan makanan saat masih kecil, memberi makan saat ikan itu besar adalah suatu kesenangan, kata pria dari Pinrang.

Koleksi Sutoyo Koi saat ini memiliki ukuran 65 sentimeter untuk ikan Shiro. Jenis ikan koi lainnya yang dikumpulkan oleh Sutoyo adalah Showa, Kohaku, Go Sanke, Taisho dan sebagainya. Untuk mengetahui sesuatu tentang ikan koi, ia harus terjun langsung ke dunianya, katanya.

| KAMILIA

Tips merawat grooming untuk pemula

Sutoyo Husain telah bertarung dengan koi selama sekitar 10 tahun. Menurutnya, merawat ikan koi adalah hobi yang menyenangkan. Karena gaya yang keluar pada sisik ikan ini dapat menenangkan pikiran dan menjadi hiburan tersendiri.

Pria itu, yang lahir pada Desember 1971, membuat kontribusi untuk memelihara ikan mahal. Menurutnya, hobi ini tidak terlalu mahal jika bisa diakali. Pertama-tama siapkan kolam ikan. Menurutnya, kolam yang ideal adalah kolam dengan kedalaman 1,5 meter dan bentuk memanjang. Agar ikan bisa berenang lebih leluasa, katanya.

Sirkulasi air juga harus diperhitungkan. Pemberian aerator di kolam sangat penting sebagai pemasok oksigen untuk ikan. Meski ada aerator, jumlah ikan di kolam itu harus dijaga. Menurut Sutoyo, pertumbuhan ikan bisa terganggu jika jumlahnya terlalu tinggi. Untuk kedalaman 1,5 meter dan lebar 1 meter, lebih baik memiliki kurang dari 20 ikan di kolam, katanya.

Ikan koi yang sehat dapat dipilih berdasarkan bentuk dan pola tubuhnya. Selain itu, Anda sebaiknya tidak memberi makan terlalu sering. Hanya dua hingga tiga kali sehari. Dan terutama untuk pemula, Anda harus mulai dengan ukuran ikan kecil untuk mengetahui perilaku ikan sejak dini, katanya.

| KAMILIA

Tujuh hal yang perlu dipertimbangkan:

– ukuran kolam

Volume air memiliki dampak besar pada kesehatan ikan koi. Jika ukuran ikan tidak terlalu besar, buatlah kolam ikan yang tidak terlalu dalam. Dan sebaliknya. Perhatikan populasi, seimbangkan dengan area kolam.

– Pasang aerator

Selain fungsi mengalirkan oksigen ke kolam, aerator berguna untuk menghasilkan arus. Gelembung listrik yang dihasilkan oleh aerator sering menggerakkan koi, membuat otot lebih baik.

– Haluskan dinding

Sifat koi, yang suka menggosok tubuhnya ke dinding kolam, harus diperhitungkan. Agar ikan tidak terluka, pilih jenis bahan yang halus untuk dinding kolam, mis. B. keramik.

– radiasi

Dalam sehari, koi membutuhkan setidaknya tiga jam sinar matahari untuk menjaga warna tubuh koi mengkilap dan tidak memudar. Jika kolam ikan terletak di dalam ruangan, radiasi dapat diganti dengan bola lampu.

– Makanan berkualitas

Diperlukan makanan berkualitas agar ikan selalu sehat dan fleksibel. Kandungan spirulina dalam bentuk pakan dan memperkuat pigmen sehingga warna ikan selalu ringan.

– Kebersihan saat berenang

Buat filter air agar tetap jernih dan sehat. Kuras kolam koi setiap tiga bulan saat sistem filter beroperasi secara normal. Biarkan 25 persen air saat mengosongkan kolam untuk menjaga tingkat oksigen tersedia.

– Cadangan akuarium

Jika ada ikan yang sakit, taruh ikan di akuarium cadangan ke karantina agar penyakitnya tidak menular. Jaga suhu udara pada 28 derajat Celcius. Berikan obat ikan sesuai dengan derita yang diderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *